Pamekasan – Berbagai rangkaian kegiatan ilmiah dan kemahasiswaan di Sekolah Tinggi Ilmu Syariah As Salafiyah Sumber Duko Pamekasan (STISA Pamekasan) terus mendapat perhatian serius dari pimpinan kampus. Salah satunya adalah program Thinking of Scientific and Academic Argumentation (TOSCA) yang digelar sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam kompetisi akademik, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai ketakwaan. Rangkaian kegiatan TOSCA akan berlangsung mulai 18 Juli hingga 02 September 2026. Kegiatan ini
Baca Juga : STISA Pamekasan Resmi Luncurkan Peraturan Kampus Bebas Kriminal, Pelecehan Seksual, dan NAPZA
Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STISA Pamekasan, Samsuri, S.E., M.H., menyampaikan apresiasi yang tinggi akan diselenggarakannya kegiatan tersebut. Menurutnya, program seperti TOSCA merupakan wujud nyata dari sinergi seluruh elemen kampus dalam mewujudkan visi besar STISA, yaitu “Sinergi mencetak generasi taqwa dan Kompetitif”.
“Kegiatan ini sangat sejalan dengan misi kami untuk mengembangkan potensi mahasiswa, tidak hanya di ranah akademik tetapi juga dalam pembentukan karakter. Saya mengapresiasi seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi aktif,” ujar Samsuri, yang sehari-hari bertanggung jawab atas pengembangan bakat, minat, dan penalaran mahasiswa.
Program TOSCA sendiri dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, logika, serta etika berargumentasi sesuai dengan kaidah keilmuan dan nilai-nilai Islam. Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global sekaligus memperkuat kapasitas intelektual mereka di bidang syariah.
Samsuri juga menambahkan bahwa dukungan terhadap kegiatan penalaran dan pengembangan soft skill mahasiswa akan terus ditingkatkan. Ia mengajak seluruh mahasiswa untuk memanfaatkan setiap kesempatan yang ada guna meningkatkan kualitas diri, baik sebagai bekal karier maupun pengabdian kepada masyarakat. “Sinergi antara dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa adalah kunci utama. Mari terus kita jaga semangat ini untuk melahirkan lulusan yang berdaya saing dan bermanfaat bagi umat,” pungkasnya.
Senada dengan hal tersebut, Presiden Mahasiswa (Presma) STISA Pamekasan, Syaiful Bahri, turut memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan TOSCA. Menurutnya, program ini bukan sekadar ajang adu argumentasi, melainkan momentum penting bagi mahasiswa untuk membangun mental kepemimpinan dan keberanian dalam menyampaikan gagasan.
“TOSCA adalah bukti bahwa mahasiswa STISA siap bertransformasi dan melesat cepat dalam kompetisi keilmuan. Saya sangat bangga melihat antusiasme peserta dan kerja keras panitia yang telah menghadirkan kegiatan berkualitas ini. Ini adalah langkah konkret kita bersama untuk mewujudkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki ketakwaan yang mendalam dan semangat kompetitif yang tinggi,” ujar Syaiful Bahri.
Ia juga mengajak seluruh mahasiswa STISA untuk terus aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan diri, baik di bidang akademik, penalaran, maupun organisasi kemahasiswaan. “Mari kita jadikan setiap kegiatan kampus sebagai ladang belajar dan berprestasi. Dengan semangat sinergi dan kebersamaan, saya yakin STISA akan terus melahirkan kader-kader unggul yang membanggakan,” tambahnya.





