Dalam hiruk-pikuk kehidupan berbangsa dan berorganisasi, kita seringkali terjebak dalam romantisme rutinitas. Terkadang, dengan keputusan yang tak jelas pangkal tolaknya, dan akuntabilitas yang bagaikan kabut tipis di pagi hari. Kita maklumi keterlambatan, kita tolerir ketidakjelasan, dan kita bahkan kadang merayakan “kreativitas” yang lahir dari celah-celah […]


